Display Makanan Plastik Restoran 日本 (Jepang)


Menu biasa mungkin cukup untuk pengunjung restoran di seluruh dunia, tapi tidak di Jepang. Di sini, citra/tampilan adalah segalanya sebelum mereka menentukan makan dimana, orang jepang ingin melihat apakah makanan yang mereka ingin pesan sesuai dengan di tampilan menu. Dari situlah makanan tiruan dari plastik diciptakan. Model makanan plastik sudah ada pada tahun 1917, tetapi 1926 barulah sebuah pemilik restoran memutuskan untuk menggunakannya dalam casing kaca, untuk menarik lebih banyak pelanggan. Idenya sangat berhasil dan orang-orang berbondong-bondong datang ketempat-Nya berharap untuk mendapatkan makanan lezat seperti yang ditampilkan di luar. Dalam sekejap, restoran lain mengikuti cara restoran ini dan membuat makanan plastik menjadi industri bisnis yang menguntungkan. Pada tahun 1932, Iwasaki Ryuzo mendirikan sebuah perusahaan yang membuat dan menjual makanan plastik untuk restoran, dan sekarang perusahaan dia adalah yang nomer 1 dibidang ini. Bisnis ini sangat menguntungkan, karena perkiraan menunjukkan pendapatan hampir miliaran yen setiap tahun. Apabila detail bentuk sangat mirip restoran mewah tidak akan segan-segan membayar hingga satu juta yen.
Quote:
Dahulu kala, model makanan plastik yang terbuat dari lilin. Lilin itu mencair dan berpori ke dalam cetakan yang terbuat dari Kanten-寒天 (semacam jelly rumput laut), tetapi produsen sekarang menggunakan cetakan silikon di mana mereka menuangkan plastik cair panas hingga mengeras. Bahan dan teknik modern rupanya membuat makanan jauh terlihat lebih realistis. Restoran mengirim konsep dan bahan makanan yang mereka inginkan untuk direplikasi, bersamaan dengan foto. Silikon dituangkan di didalam kotak alumunium dan mengeras ke dalam cetakan, yang kemudian diisi dengan plastik cair dan dimasak dalam oven. Bagian tersulit dalam pembuatan - mendapatkan detail yang tepat. Karena dikerjakan secara manual dengan alat-alat tradisional seperti cat minyak, kuas, cat air, pisau dan alat ukir adalah bagian dari proses pembuatan secara manual, tetapi mereka semua tetap menjaga kerahasiaan teknik mereka.


Restoran sudah menjadi sangat pemilih, sehingga setiap perusahaan pembuat makanan plastik hidangan harus diciptakan sempurna. Pembuat makanan plastik semua mengetahui dasar-dasar perdagangan, tetapi mereka harus berimprovisasi untuk menemukan cara dan membuat makanan plastik tampak sama baik atau lebih baik daripada yang asli dihidangkan. Hal ini membuat dunia yang berbeda kepada pemilik restoran, karena dengan makanan plastik seharusnya menghilangkan keraguan pelanggan. Pelanggan menjadi tidak blur dalam memilih makanan, mereka jadi tau apa yang akan mereka terima untuk dimakan, tidak seperti restoran di seluruh dunia yang kebanyakan mereka hanya menebak-nebak dari menu. Meskipun makanan riil tidak selalu terlihat sempurna seperti model plastik, setidaknya mereka mendapatkan ide yang cukup bagus sebelum memesan.


Model makanan plastik sudah populer di seluruh Jepang dan negara-negara tetangga seperti Korea Selatan dan Cina, mereka juga telah mengadopsi teknik pemasaran seperti ini. Model makanan Plastik sudah lebih dari sekedar iklan makanan yang baik, tetapi tingkat detail telah mengangkat kerajinan ini ke bentuk seni dan beberapa telah dipamerkan di tempat-tempat terkenal seperti Victoria dan Albert Museum, di London.

PICTURE & VIDEO

Quote:

Spoiler for Pic:

Spoiler for Pic:

Spoiler for Pic:

Spoiler for Pic:

Spoiler for Pic:

Spoiler for Pic:

Spoiler for Pic:

Spoiler for Pic:

Spoiler for Pic:

Spoiler for Pic:

Spoiler for Pic:

Spoiler for Pic:

Spoiler for Pic:

Spoiler for Pic:

Spoiler for Pic:

Spoiler for Pic:

Spoiler for Pic:

Spoiler for Pic:

Spoiler for Pic:

Spoiler for Pic:







sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8980915

0 komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog